Jumat, 18 Juli 2014

Love is the Answer



Judul : Love is the Answer
Penulis: Jenny Thalia Faurine
No ISBN: 978-979-383-297-5
Tahun Terbit: Juli 2014
Rating: ☆☆☆
Sinopsis:  

Yang keluar dari mulut Fellix:  
"Enak aja, jangan mentang-mentang gue cucu pertama ya, terus langsung gue yang jadi pewaris utama!" 

Yang keluar dari mulut Otis: 
"Bagaimana kalau aku langsung menolak saat ini juga?" 

Yang keluar dari mulut Owen: 
"Siapa sih yang ngasih Kakek ide konyol kayak gini? Nentuin pewaris utama HG dari perjodohan? Damn, perjodohan yang dibalut sayembara makan gratis. Kurang gila apa coba?!" 

Yang keluar dari mulut Dylan: 
"Dan sekarang kita di sini karena Kakek mau bahas perjodohan ini. Gila, gue masih delapan belas tahun! Masa iya, udah ancang-ancang mau dikawinin?"

***

Dora berhasil ikut acara 30 Days for Finding Food! 

Bagi seorang big foodie seperti Dora, ikut acara wisata kuliner gratis semacam itu adalah kebahagiaan terbesarnya--tentunya selain berburu kuliner bareng soulmate-nya, Ronald, yang baru saja tiada. Thanks God, ia tergolong perempuan yang darilahir punya bakat kurus, jadi nggak perlu beli timbangan cuma buat mengawal berat badannya sebulan ke depan. 

Akan tetapi, masihkah semua itu bisa ia juluki sebagai kebahagiaan kalau perjalanan kulinernya kali ini adalah perjodohan terselubung?

*
*
*
*


Baca ini jadi teringat kesukaanku yang suka makan-makan. Apalagi novel ini menjelaskan semuanya dengan detil tempat-tempat yang dikunjungi.


Tokoh utamanya Dora (yang somehow di kepala langsung membayangkan Dora the Explorer). Selain itu, keempat cowok yang hendak dijodohkan dengan Dora itu kalau nama depannya digabungkan pasti membentuk kata 'FOOD' (Felix, Otis, Owen, Dylan).


Menurutku, tema yang diangkat penulisnya ini benar-benar baru, yaitu food traveler. Dan ini bukan hanya tempelan saja, tapi memang benar-benar detil tapi tidak membuat kita bosan membacanya. Selain itu, semua tokoh disini asik sehingga membuat kita kepengen punya teman seperti mereka.


Kekurangan novel ini mungkin pembagian porsi antar tokoh dan plot twist yang menurutku 'agak' gagal. Bayangkan saja, ada seorang cewek didekati coret dijodohkan namun pembangunan chara depelopment terasa tidak merata. Aku saja mengira jika pada akhirnya Dora bakalan dengan Felix karena diantara empat orang, Felix yang paling charming. Owen dan Otis? Minta digebukin pakai laporan praktikum 150 halaman iya :D #nak


Selain itu, aku agak susah membedakan mana Owen dan mana Otis karena sifat mereka yang hampir sama sehingga membuatku membaca ulang novel ini lagi (yang tidak pernah aku lakukan selama ini) demi mengenal kedua tokoh ini, Mungkin lain kali saran buat penulisnya harus membuat sifat yang agak beda jika mau menggunakan nama yang mirip-mirip :D


Novel ini masih masuk golongan teenlit (sama seperti No One Like You, reviewnya bisa dibaca di sini). Tapi menurutku, penulisnya ini lebih 'dapat' kalau nulis genre young adult. Yah, selera pribadi sih.


Empat bintang dari lima bintang. Karena tema, halaman full color meskipun pink sih, gaya menulis dan perkembangannya dalam mencari jati diri sebagai penulis.



Percayalah, bagian paling menyenangkan dari jatuh cinta adalah ketika proses mengenalnya— Love is the Answer
Kalau mau menghubungi penulisnya, kalian bisa mencari:
Twitter: @JennyThaliaF
Wordpress: http://jennythalia.wordpress.com/


Psss... Katanya novel ini mau di filmkan lho \w/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar kalian sangatlah berharga bagiku