Kamis, 21 Mei 2015

Review Marathon: Wedding Rush

Judul: Wedding Rush
Penulis: Jenny Thalia Faurine
No ISBN: 9786020263496
Tahun Terbit: 27 April 2015
Jumlah Halaman: 328 halaman
Rating: ☆☆☆
Jenis: paperback
Penerbit: Elex Media Koputindo
Sinopsis:
Padma memutuskan meninggalkan tiga orang sahabatnya—Rajata, Resita, dan Daka—setelah akhirnya mengetahui kalau perasaannya tidak terbalas pada Rajata. Rajata memberi hatinya pada Resita, dan Padma sadar, tidak mungkin memaksakan perasaannya pada Rajata. Padma bahkan harus meninggalkan keluarganya dan Daka yang sebenarnya siap untuk terus berada di sisinya. Padma tidak ingin merusak hubungan persahabatan mereka.

Butuh waktu lama untuk bisa kembali lagi. Dua tahun di negeri orang sampai akhirnya dia memutuskan kembali pada saat pernikahan Rajata dan Resita. Doa Daka agar Padma segera mendapatkan seseorang yang membantunya menyembuhkan patah hatinya ternyata terkabul. Riko hadir di waktu yang tepat. Tapi … semua terasa tidak benar saat Padma dan Riko memutuskan untuk menikah. Tidak hanya Padma yang harus sembuh, tapi Daka juga harus sembuh dari rasa ketidakpercayaannya akan pernikahan. 

❤❤❤

Tidak semua orang turut berbahagia atas pernikahanmu.
Premis buku ini menurutku keren dan memancing rasa penasaran. Baca saja kalimat di atas, pasti kita menyertikan kening dan kepengen tahu apa yang sebenarnya terjadi. Iya gak?

Aku tidak membahas bagaimana garis besar ceritanya karena semuanya sudah terangkum di sinopsis yang ada di atas, namun melainkan bagaimana kesanku terhadap novel ini. Jujur saja, baca ini jadi berasa ditampar gara-gara keingetan bagaimana susahnya untuk move on dari seseorang padahal di sekitar kita ada yang lebih baik, menunggu untuk dinotice. Dan novel ini memperlihatkan bagaimanapun kita bilang "hati ini sudah ikhlas" tapi pada kenyataanya merelakan itu tidak semudah tepuk tangan. Serta, jangan pernah melarikan diri dalam suatu masalah atau masalah itu akan mendatangi kita cepat atau lambat.

Untuk gaya kepenulisan Jenny, menurutku sudah sangat berkembang. Aku mulai membaca karya penulis ini dari wattpad, buku pertamanya yang terbit sampai buku yang terbaru ini dan aku bisa mengatakan Jenny telah banyak berkembang. Dari segi plot dan penokohan, buku ini menurutku yang paling matang, paling membuat galau sampe ogah baca buku lain dan putar lagu galau mulu dan diantara semua novel Jenny, baru kali ini bisa benci sama tokoh utama ceweknya, Padma, dalam artian baik sebenarnya, hahaha.

Buku ini banyak banget quote-quote yang keren dan bagi yang kepengen menyindir seseorang, baca buku ini terus tandai quote yang kamu merasa cocok terus kasih ke orang itu =)) #yha

Love is so short. and forgetting is so long.
It's sad how the people were once so close with become just another stranger you don't know.

Buku ini cocok untuk dibaca bagi kalian-kalian yang pengen cepat move on dan menyadari bahwa cinta kadang tidak perlu dicari jauh-jauh dari diri kita. Dan peringatan dini, baca buku ini dapat menyebabkan baper, jadi baiknya jangan baca bukunya sambil dengerin lagu galau.



Interview dengan Jenny Thalia Faurine

Jenny, kenapa judul buku ini 'Wedding Rush'? Ada sejarahnya atau ini impian romantis kamu?

Entah kenapa judul yang langsung muncul begitu ide ceritanya berhasil kudapatkan ya judul ini. Tadinya mau ganti, tapi nggak nemu yang pas. *hela napas* Ketika aku sudah menetapkan satu judul, aku susah untuk mengganti judul itu dengan judul yang lain. Makanya aku susah move on. #heh
Sebenarnya aku kepengen bilang "Jen, temanmu yang gak bisa move on ada kok di sini." *tunjuk diri sendiri*

Ikuti review marathon dari blog-blog lainnya di bawah ini untuk mengetahui hasil interview kita dengan Jenny.

  1. Glasses and Tea
  2. Buku Famu Famu
  3. Kumpulan Sinopsis Buku
  4. The Cute Geek
  5. Ky's Book Journal
  6. Dinoy Books Review
  7. Books Over All
Dan sebagai penutup, ada Jenny sendiri yang memberikan giveaway  di http://jennythalia.wordpress.com. Hadiahnya? Kalian bakalan tahu kalau rajin mengikuti review marathon ini.


Selamat mengikuti review marathon Wedding Rush dan bersiap untuk baper ya ^o^)/ #nak

XOXO,
Cheen (Shen Meileng)

19 komentar:

  1. Baru baca review dan quote nya aja udah mulai baper. Wkwkwk~

    BalasHapus
  2. Baru tahu kalo Jenny nulis di wattpad dulu sebelum diterbitin. Banyak yang nulis di sana ya.

    BalasHapus
  3. Hmmm, jadi inti ceritanya lebih menitikberatkan ke hal move on daripada wedding-nya sendiri gitu ya? Diriku masih belum ngeh nih. Penasaran sama keseluruhan isinya. Haha.

    BalasHapus
  4. Bener banget! menghindari masalah Bukannya menyelesaikan masalah tersebut, toh dia juga akan datang, cepat atau lambat. Dan juga untuk melepaskan orang yg dicintai bersama dgn orang lain itu pasti sangat menyakitkan. Apalagi mereka selalu di dekatmu. Susaah move on deh jadinya

    BalasHapus
  5. Tidak semua orang berbahagia atas pernikahanmu, waw, quotenya nih bikin makin greget pengen baca novel lengkapnya

    BalasHapus
  6. Aku si penasaran sama kisah gimana jika kita udah nyaman sahabatan tapi tiba-tiba muncul rasa nyaman yg beda, yg ingin lebih? Aku mau tau dong gimana kak Jenny meramu kisah dalam novel ini :))

    BalasHapus
  7. Belum baca bukunya eh..udah dikasih tips aja nih sama kak Shen Meileng kalau baiknya jangan baca bukunya sambil dengerin lagu galau. Hihi..tapi gimana ya kalau seandainya dibalik aja. Baca bukunya sambil dengerin lagu galau? Bakal dapet sensasi yang berbeda deh kayaknya.

    BalasHapus
  8. Setuju banget mba, forgetting is so looooonggggggggg :') Quote nya pas kena hatiku nih wkwkw XD Pengen baca novel keseluruhannya ;3

    BalasHapus
  9. Uwaaa berarti cocok buat aku nih hahaha. Good job for the review🙆 kirain konflik nya tentang wedding, ternyata lebih ke permasalahan move on nya ya? Hmm, yha saya penasaran, yha😁

    BalasHapus
  10. Sebenarnya tadi udah nyusun kata2 buat komentar pas baca dari atas.... ke bawah. Tapi sampe bawah nemu kalimat ini:
    "Buku ini cocok untuk dibaca bagi kalian-kalian yang pengen cepat move on dan menyadari bahwa cinta kadang tidak perlu dicari jauh-jauh dari diri kita" langsung ambyar semua kata2 yang kususun (#alasan). :"]
    Review-nya keren, sama seperti yang lain bagus-bagus... :D tapi review ini ngeselin.....karena bikin aku (mendadak) makin penasaran dg tokoh Padma. /:

    BalasHapus
  11. Nama : sabila rahmah azzahra
    Domisili : prabumulih, palembang, sumatera selatan
    email : sabilarahmah1@gmail.com

    Jawaban : aku ngeliat postingan ini dari twitter kakak, setelah baca sinopsisnya aku tertarik banget sama novel kakak. pertanyaan kakak itu bikin nyesss, secara itu yang aku alamin sekarang. menurut aku ketika kita mencintai sahabat kita, yang ita lakukan cuma bisa menyembunyikan perasaan kita sendiri, secara kita udah sahabatan apalagi sahabatannya udah lama masa persahabatan kita harus hancur gara-gara cinta. Dan seandainya kita bisa mengubur perasaan kita mending kita kubur aja. walaupuun rasanya sakit insya allah bisa kok. jodoh itu nggak kemana, dan kalo memang menurut kita harus diperjuangin perjuangin aja. cinta nggak harus memiliki, cinta hadir jika kita merasa nyaman sama seseorang :)
    semoga aku bisa dapetin novel kakak, dan aku bisa jadi penulis kayak kakak amin O:)

    BalasHapus
  12. "Tidak semua orang turut berbahagia atas pernikahanmu."

    Tagline ini ngena banget. Bener banget. Aku setuju, yakin, dan percaya bahwa di setiap momen paling bahagia seseorang (yaitu pernikahan) pasti ada yang bersedih dan patah hati di baliknya. Tanpa ada yang tahu dan tanpa ada yang menyadari.

    Dan nasib si Padma ini mirip-mirip sama diriku (lahh... curcol). Pengen buruan baca buku ini, deh.

    BalasHapus
  13. Menurut setiap orang, kalau kita pergi dari masalah itu mudah, tapi justru sebaliknya, hidup ga akan mudah kalau masalah dijauhin. Dan novel ini biin aku penasaran gimana caranya Padma ngehadapin masalahnua

    BalasHapus
  14. baper banget dahh padahal baru baca reviewnyaaaaa :D hahaha pengen buru-buru baca novelnyaaaa :D

    BalasHapus
  15. Dari tadi mondar-mandir blog orang untuk liat review 'Wedding Rush' makin penasaran. Apakah novelnya benar-benar bertajuk pernikahan? Dan siapa yang akan bersanding dengan Padma?

    BalasHapus
  16. "Tidak semua orang turut berbahagia atas pernikahanmu". Aih aih aih, tipe munafik nih. Orang yang gak senang atas kebahagian orang lain.

    Eittss, tapi inti ceritanya pasti gak begitukan yaa ^^ ? Dari blog-blog sebelumnya, kalo aku baca review-nya sih pasti Padma bakal ngalamin story yang happy ending.. Sakit hati dan nyeseknya hati pasti sebagai pengantar dan konflik aja.

    Huwaaa, semoga beruntung ah bisa dapetin salah satu Wedding Rush-nya ^^ ~~~

    BalasHapus
  17. Tidak semua orang turut berbahagia atas pernikahanmu.

    Sumpah... aku sendiri bahkan tdk.pernah membayangkan ada orang yg tdk bahagia pada pernikahan seseorang. Ide ceritanya ok banget dan sangat ngena.

    BalasHapus
  18. Sip! sinopsisnya lengkap banget. diama semua hal yang dibutuhkan oleh para calon pembaca tersedia semuanya disini, siapa, apa kenapa, mengapa kapan semua yang berhubungan dengan konflik atau inti ceritanya terjawab. dan sisanya yang membuat jadi penasaran adalah alur cerita, penetapan karakter tokoh dan tentunya hasil akhir keputusan Padma, dimanakah cintanya akan berlabuh. penialian yang dibahas banyak mengenai sang penulis dan kekurangannya yang masih membahas pmengenai pemantapan karakter para tokoh dan plot cerita.

    BalasHapus
  19. reviewnya bikin penasaran ^.^ Setuju banget dengan pernyataan ini : Tidak semua orang turut berbahagia atas pernikahanmu. Ada cinta, ada patah hati :P
    Judul Wedding Rush, maksudnya pernikahan yg tergesa-gesa karena masalah umur, dll ?? atau situasi pernikahan yang panik karena masing2 hati galau???^^

    BalasHapus

Komentar kalian sangatlah berharga bagiku